Friday, 6 March 2015

Gunung Argopuro Pendakian Terpanjang Pulau Jawa

Gunung Argapura atau yang kita kenal dengan Gunung Argopuro merupakan bekas gunung berapi yang sudah tidak aktif lagi. Gunung Argopuro termasuk bagian pegunungan Iyang yang terletak di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Gunung Argopuro sendiri memiliki ketinggian 3.088 mdpl, dimana terdapat dua puncak yang terkenal yaitu Puncak Rengganis dan yang tertinggi adalah Puncak Argopuro. Kedua puncak ini terpisah sekitar 200 meter. Gunung Argopuro terkenal dengan jalur pendakian terpanjang di Pulau Jawa.

Gunung Argopuro juga terkenal sangat angker dengan menyimpan banyak misteri di dalamnya. Salah satunya adalah Legenda Dewi Rengganis yang hilang bersama enam dayangnya. Konon pendaki yang suka usil dan mengusik kalau tidak kesurupan bisa jadi akan kesasar tidak karuan. Konon juga terdapat sebuah taman gaib yaitu Taman Rengganis. Tidak semua pendaki dapat melihat taman ini. Beberapa pendaki yang pernah melihat taman ini merasa memasuki sebuah taman yang sangat indah penuh dengan bunga dan buah. Pendaki yang mengambil atau memetik tanaman tidak akan dapat keluar taman ini. Ia hanya akan berputar-putar di tempat tersebut.

Untuk mendaki Gunung Argopuro terdapat dua jalur yang terkenal yaitu Jalur Bremi (Probolinggo) dan Jalur Banderan (Situbondo).



Jalur Pendakian via Bremi 

- Tranportasi
Untuk menuju Bremi kita bisa naik bus turun di terminal Probolinggo kemudian dilanjutkan dengan naik bus Akas kecil jurusan Bremi. Kalau naik kereta dari stasiun Malang naik kereta jurusan Probolinggo.

-Basecamp
Basecamp khusus untuk pendakian Gunung Argopuro bisa dilakukan di Polsek Bremi (Krucil) dan sekaligus melakukan pendaftaran terlebih dahulu.

Perjalanan dimulai dari Kantor Polisi turun menuju pertigaan menuju arah perkebunan Ayer Dingin. Dengan melewati perkebunan penduduk yang kebanyakan ditanami padi dan jagung selanjutnya akan memasuki kawasan perkebunan kopi dan sengon. Setelah berjalan sekitar 2 jam kita akan memasuki batas hutan suaka.
Dari batas suaka alam, hutan semakin lebat dan jalur semakin terjal. Kita perlu waspada di kawasan ini banyak dihuni oleh babi hutan. Perhatika semak-semak yang bergerak dan suara khas babi yang sering muncul di sekitar jalur pendakian. Bila kita sudah sampai di puncak bukit maka kita akan menemukan persimpangan jalur dan ambil lurus jika ingin menuju puncak namun bila ingin menuju Danau Taman Hidup harus berbelok ke kanan.


Danau Taman Hidup adalah lokasi berkemah yang cukup luas. Di sekitar tempat ini kadang muncul babi hutan, kancil, dan kijang. Terdapat sebuah danau yang luas dan banyak ikannya. Kita bisa memancing atau hanya sekedar mengambil air bersih.
Tepian danau ini sangat berbahaya karena berupa rawa berlumpur sehingga untuk mengambil air kita harus melewati jembatan dermaga kayu. Dari dermaga itu pendaki sering kali mandi dan berenang ke dalam danau. Namun perlu diperhatikan bila air sangat dingin berbahaya sekali untuk berenang.

Ketika pagi hari kabut tebal menyelimuti danau sehingga berbahaya bila ingin mengambil air karena dapat terjebak di rawa tepian danau. Untuk itu persiapkan air ketika cuaca cerah.

Meninggalkan Danau Taman Hidup kita harus berjalan ke arah semula menuju persimpangan dan belok kanan ke arah puncak. Jalur agak landai namun suasana hutan semakin lebat. Setelah berjalan sekitar 30 menit kita akan berjumpa dengan sungai kecil yang kering. Jalur selanjutnya akan semakin menanjak dan di pagi hari di sepanjang jalur akan sering kita temukan jejak babi hutan.

Selanjutnya kita akan memasuki kawasan hutan yang semakin gelap dan lembab. Begitu dekatnya jarak antara pohon sehingga sulit bagi sinar matahari untuk menembusnya. Kawasan ini disebut dengan Hutan Lumut karena semua pohon di area ini ditutupi oleh lumut. Kesan angker dan menyeramkan sangat terasa ketika melewati daerah ini. Jejak kancil, menjangan, babi hutan dapat ditemukan di jalur ini.

Sekitar 1 jam berjalan melintasi hutan lumut kita akan memasuki hutan yang jarak pohonnya tidak terlalu rapat sehingga kelihatan agak terang. Tumbuhan herbal dan rumput pun tumbuh hijau dan subur. Jalur ini menyusuri lereng bukit dengan sisi kiri berupa jurang. Rumput kadang yang tumbuh kadang begitu tingginya sehingga menutupi jalur. Sesekali terdengar kicauan aneka jenis burung.

Sekitar 30 menit berjalan selanjutnya kita akan tiba di lereng yang banyak batuan besar. Setelah itu kita harus melintasi 3 sungai kering dengan cara turun jurang dan naik lagi ke atas bukit. Bukit di depan kita banyak di tumbuhi oleh rumput-rumput. Sesekali kancil atau menjangan berlarian, sementara belasan lutung bergantungan di atas pohon.

Sekitar 1 jam berikutnya kita akan sampai di lereng bukit yang banyak ditumbuhi rumput yang tinggi-tinggi. Rumput-rumput ini seringkali menutupi jalan sehingga sangat mengganggu. Di antara rerumputan terdapat bunga Edelweis yang tumbuh.
Selanjutnya dengan menempuh perjalanan sekitar 30 menit kita akan melintasi rerumputan yang mengelilingi bukit dan setelah itu kita akan tiba di sungai kecil yang airnya mengalir lancar. Pendaki dapat mendirikan tenda di kawasan Kali Putih.

Berikutnya kita akan melintasi hutan cemara yang banyak ditumbuhi rumput tinggi dan 1 jam selanjutnya kita akan tiba di padang rumput gimbal. Rumput disini berbentuk keriting dan tumbuh secara bergerombol. Perjalanan yang kita lalui memutar mengelilingi puncak gunung dengan menyusuri padang rumput kemudian kita akan tiba di Cisentor.

Cisentor adalah tempat pertemuan antara jalur Baderan dan jalur Bremi yang bersatu menuju puncak. Di tempat ini kita dapat mendirikan tenda untuk beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan ke puncak. Di Sicentor terdapat sebuah bangunan kayu yang dapat kita gunakan untuk berlindung dari angin dan hujan.
Dari Sicentor kita berjalan mendaki bukit melintasi padang rumput dan padang Edelweis. Sekitar 1 jam berjalan kita akan berjumpa sungai kering lagi. Setelah menyeberangi dua buah sungai kering, kita kembali melintasi padang rumput dan Edelweis baru setelah 1 jam berjalan kita akan sampai di Rawa Embik.

Untuk menuju puncak kita belok ke kiri, namun jika ingin beristirahat sejenak kita bisa mendirikan tenda disini. Di tempat ini terdapat sungai kecil yang selalu berair di musim kemarau. Rawa Embik merupakan sebuah lapangan terbuka sehingga angin akan berhembus sangat kencang disini.

Dari Rawa Embik kembali berbelok ke arah kiri melintasi padang rumput. Untuk menuju ke puncak membutuhkan waktu sekitar 2 jam perjalanan. Dari padang rumput setelah itu kita belok ke kanan mendaki lereng terjal yang berdebu dan banyak pohon tumbang sisa kebakaran. Bila angin bertiup kencang pohon-pohon ini rawan tumbang sehingga harus berhati-hati ketika melintasinya. Selain itu tanah gembur yang berdebu juga rawan longsor.
Selanjutnya jalan sedikit menurun dan kita akan melintasi sebuah sungai kering dan berbatu. Setelah itu kembali mendaki bukit yang terjal dan baru setelah itu kita akan berjumpa dengan padang rumput dan padang Edelweis yang indah. Di depan kita akan nampak puncak Rengganis yang berwarna keputihan karena terdiri dari batu kapur dan belerang.

Puncak Gunung Argopuro adalah bekas kawah yang sudah mati dan masih berbau belerang. Puncak ini berbentuk punden berundak semacam tempat pemujaan. Punden paling bawah selebar lapangan bola dan disini terdapat banyak batu berserakan.
Ke atas lagi selebar 10 x 10 meter dan ke atas lagi semakin kecil. Selanjutnya kita akan melintasi bekas kawah yang terdapat batu kapur berwarna putih dan bau belerang. Pada puncak tertinggi terdapat susunan batu yang diyakini sebagai petilasan Dewi Rengganis.

Puncak Rengganis

Puncak Argopuro
Info Penting
Perjalanan mendaki Gunung Argopuro adalah pendakian dengan jalur terpanjang di Pulau Jawa. Biasanya pendakian melalui satu jalur panjang dengan titik berangkat dan pulang berbeda. Jika memilih jalur Bremi maka biasanya dengan jalur pulang ke Baderan begitupun sebaliknya jika dari Baderan maka pulangnya lewat jalur Bremi.

Tips Pendakian
1. Pilihlah hari yang bagus, usahakan jangan pada musim hujan.
2. Setidaknya sebelum melakukan pendakian, hendaknya seminggu sebelum berangkat latihan fisik atau olahraga sedikit-sedikit.
3. Persiapkan tim dan perlengkapan yang akan dibawa.
4. Jangan mendaki sedikit orang, ya paling tidak min 3 orang.
5. Jangan pernah mengabaikan keselamatan dirimu sendiri.
6. Jika ada teman yang tidak kuat melanjutkan perjalanan hendaknya ditemani dan jangan sampai terpisah.

Baca selengkapnya

Saturday, 21 February 2015

Misteri Gunung Geger (Pagak, Malang)


Gunung geger merupakan gunung yang ada di daerah pagak, Malang, jawa timur dengan ketinggian tidak lebih dari 300 Mdpl, walau gunung ini hanya berbentuk bukit, tetapi gunung ini menyimpan seribu cerita mistis, gunung yang berada di patahan antara gunung kunci dan gugusan gunung brambang ini merupakan jalur utama yang menghubungkan antara dua kecamatan yaitu antara kecamatan kepanjen, dan kecamatan pagak, di gunung ini terdapat jalan buatan belanda jaman dulu, gunung ini menyimpan sejarah keras nya kerja paksa pada jaman itu, selain itu tepat di bawah gunung ini terdapat gua yang gelap sekali menghadap kearah timur, di mana konon menurut kepercayaan masyarakat setempat gua itu di gunakan sebagai tempat harimau untuk bertapa, dan mengambil mayat-mayat yang menjadi bagian mereka, ogk ada mayat di ambil harimau?? Iya karena di daerah ini yang notaben-nya orang Madura, mempercayai bawasannya jika ada orang meninggal (yang meninggal itu adalah orang yang lahir dari perzinahan) akan di ambil harimau dalam jangka satu sampai tujuh harinya atau bahkan sampai empat puluh harinya, banyak masyarakat yang bekerja di daerah pemakaman desa setempat pernah mendengar desas-an harimau yang sedang menggali kubur dari kejauhan, mungkin bagi masyarakat modern mistis seperti ini sudah tidak masuk akal lagi, tetapi inilah mitos, banyak orang mepercayai dan pernah mengalaminya.
Di gunung ini terdapat kepercayaan bahwa setiap pasangan muda-mudi yang lewat di tempat ini, akan saling marah-marah, merasa tidak cocok, dan kesal. Menurut para warga sekitar tahun 1995-1998 di tempat ini sering terjadi hal tersebut, walau mungkin kebenaranya tidak dapat dibuktikan secara langsung, tapi percaya atau tidak kebanyakan mereka (muda-mudi yang berpacaran) kalau lewat sini akan ada saja ketidak cocok-an di antara mereka.

Kecelakaan juga sering terjadi di tempat ini, kecelakaan seperti mobil masuk ke dalam jurang adalah wacana umum, daerah gunung geger yang terkenal memiliki penunggu yang kuat menurut beberapa petua-petua daerah tersebut gunung geger memiliki penunggu ular yang besar yang terbentang dari gunung brambang di sebelah utara gugusan gunung, sampai di pucuk kunci yang berada di selatan, disamping itu pernah di ceritakan oleh seorang supir truk tebu yang mau berangkat ke kebon agung (pabrik gula pakisaji malang) , pada sekitar jam 01.00 dinihari beliau berangkat dari daerah pagak selatan, dan waktu sampai di daerah gunung geger beliau dikagetkan dengan sosok perempuan cantik nan rupawan yang berdiri di pinggir pas gunung geger, serta melambaikan tangan, tanpa pikir panjang si supir mempersilahkan si perempuan cantik tadi masuk ke dalam truck nya, tetapi si perempuan tidak berkata-kata sepatah katapun, si supir merasa tenang saja, tetapi pada waktu truk sudah sampai di daerah sumber air pdam daerah sumberejo, si perempuan mengucapkan terima kasih dan menghilang tanpa jejak, padahal truk tersebut tidak berhenti. Jika di logika mana ada perempuan yang berani loncat dari truk pada saat truk nya masih berjalan, ini menjadi salah satu kisah yang paling mengerikan di daerah gunung geger, di balik kisah mistis yang menyelimuti gunung ini, keindahan pemandangan di daerah ini dapat dikatakan sangat bagus, karena bisa melihat  malang raya dari arah barat daya, selain itu pemandangan sunrise muncul dari belakang semeru adalah tawaran wisata yang gratis di daerah ini, yang sangat keren tentunya.
http://www.panoramio.com/user/4983556/tags/gunung%20geger

Baca selengkapnya

Sunday, 15 February 2015

Pohon Jancukan (Gardenia Palmata) Tanaman Petaka

Pohon Jancukan atau dalam bahasa latin dinamakan Gardenia Palmata adalah sebuah tanaman dengan duri di sekujur permukaan daunnya. Dimana duri itu mengandung racun yang apabila kita terkena akan terasa seperti sengatan lebah bila terkena kulit. Tanaman ini biasanya juga disebut dengan pohon Lateng.


Pohon Jancukan atau Gardenia Palmata adalah musuh dan merupakan tanaman petaka oleh para pendaki yang mendaki Gunung Argopuro, karena di Gunung Argopuro terdapat banyak tanaman ini. Apabila kita terkena maka seluruh tubuh kita akan gatal-gatal.

Cara mengobati rasa gatalnya sebenarnya masih belum jelas diketahui karena belum ada penelitian lebih lanjut, tapi menurut beberapa saran adalah dengan mengoleskan akar tanaman tersebut pada kulit yang terkena. Ibarat pepatah dimana ada racun di sanalah penawar terdekat ditemukan. Tapi yang menjadi pertanyaan jika menyentuh saja bisa terkena racunnya, bagaimana mengambil akarnya? Disini maksudnya kita harus berhati-hati jika ingin mengambil akarnya.
Baca selengkapnya

Thursday, 12 February 2015

Mitos Pantai Ngliyep Malang

liburan ke pantai, adalah hobi sebagian orang, percaya apa egak masyarakat dunia banyak yang jauh-jauh datang ke indonesia buat nikmati gunung yang kita punya, dan berjemur di berbagai pantai di sudut negeri ini, kamu-kamu pastinya udah pernah ke pantai mana aja, di pulau mana aja :D hehe
oke, kali ini kita akan bahas masalah pantai ngeliyep yang ada di kab.malang sekitar 30 km dari kota malang, wih jauh ya..:D iya jauh banget kalau kamu jalan kaki, tapi kalau kamu pakek motor ni pantai deket ogk gak sampek 120 menit OTW (on the way) kalian bisa sampai di pantai yang luas nang mistis ini :D
wihh!!! pasti tambah penasaran ya mistis apa'an sih yang ada di pantai ngeliyep ini
pernah denger... NYI RORO KIDUL gak? kalau kamu masyarakat indonesia apalagi jawa, kamu pasti tau itu misteri
ya Nyi Roro Kidul adalah sosok mistis yang sudah melenggenda banget lo,.. bahkan ni tokoh lebih terkenal dari pahlawan nasional sekaligus :D
kalau kamu gak percaya cobak aja tanya sama nenek mu semua pasti, mereka pernah denger nama nyi roro kidul
menurut kepercayaan jawa, nyi roro kidul adalah ratu yang menjaga pantai selatan, selatan sebelah mana??? ya yang selatan pokok nya :D intinya nyi roro kidul ini si ratu nya samudra hindia, pasti di otakmu timbul pertanyaan lalu ratu samudra atlantik, sama samudra pasifik siapa dong? ya aku gak bisa jawab kan aku gak tinggal di daerah hawai gitu loh :D

di pantai yang menjadi kebanggaan masyarakat donomulyo ini, sering di gembar gembor kan dengan si ratu pantai selatan, di daerah pantai ini terdapat sebuah gunung yang bernama gunung kumbang yang menjadi tempat favorit si ratu untuk datang ke pantai ini, bahkan sebagian besar masyarakat percaya bahwa tempat ini menjadi tempat si ratu bertapa/ semedi/ menyendiri (berdoa) sebelum menjadi ratu pantai selatan, wih keren kan... jadi kalau kamu jadi ratu mending semedi dlu deh disana biar kyk si ratu :D

tetapi di daerah ini terdapat daerah-daerah yang mana emang udah jadi tempat-tempat yang agak di sakralkan...
contoh, sebelum kamu sampai ke pantai ngeliyep, sesudah gerbang masuk, kamu akan menemukan sebuah gapura/candi kecil di sebelah kanan kamu, mungkin sebagian orang tidak pernah memperhatikan arca kecil ini karenan maybe mereka keasikan ngobrol, sampek hal kecil gak diperhatikan kali ya :D
selain itu di pantai ini dilarang keras berenang,, og gtu padahal pantai ngeliyep ini memiliki ombak yang lumayan gede dan indah lo, kalau kamu udah kesana dan nemuin tuh ombak yang gede banget kalau posisi kamu deket dengan bibir pantai, pasti kamu akan ngerasaain gimana dahsyat nya aura mistis dengan obak besar nya mendebur ....

di pantai ini pula sering di adakan labuhan, sebuah ritual yang dilakukan masyarakat setempat untuk menyerahkan sesaji menurut kepercayaan jawa untuk si ratu.

selain itu penampakan pantai yang menipu ini, ogk menipu? iya karena di balik keindahan yang luar binasa :D ini pantai menyimpan ombak bawah laut yang biasanya bikin tuh orang-orang sial terbawa sampai menghilang ke tengah laut, hihhh serem ya.. ya makanya kalau ke maen kesana gak usah aneh" lah, mau renang, menyelam, atau berselancar ria, sebelum nyawa anda ikut beselancar juga :)


Baca selengkapnya

Mendaki Gunung Guntur Pendek tapi Menyiksa


Gunung Guntur adalah sebuah gunung yang berada di wilayah Garut, Jawa Barat dengan ketinggian 2.249 mdpl. Gunung Guntur merupakan gunung yang bertipe stratovolcano.


Gunung Guntur merupakan gunung berapi paling aktif di Jawa pada dekade 1800 an. Tapi sejak itu aktivitasnya kembali menurun. Erupsinya pada umumnya disertai dengan lelehan lava, lapili dan objek material lainnya.

Gunung Guntur meskipun tidak terlalu tinggi namun mempunyai sejuta pesona yang akan membuat siapa saja yang mengunjunginya berdecak kagum akan keindahannya.

Untuk mencapai Gunung Guntur kita bisa naik bus jurusan Garut atau Singaparna kemudian turun di Pom Bensin Tanjung. Kemudian untuk menuju pos pendakian kita bisa nebeng truck pasir yang selalu lalu lalang di jalan sebelah pom bensing Tanjung ini dengan membayar sesuai hati saja.

Di pos pendakian kita harus membayar registrasi seikhlasnya dan kemudian melanjutkan lagi naik truck melewati jalan yang rusak parah dengan belokan yang sangat tajam. Hampir 45 menit melewati jalanan offroad dan akhirnya sampai di jalur paling atas dari penambang pasir. Dari titik ini perjalanan dilanjutkan dengan berjalan kaki.

Dari tempat penambang pasir kita mulai melangkah, ada 2 jalur yang bisa kita pilih yakni pertama adalah jalur Curug Citilis. Untuk menemukan jalur ini kita harus sedikit turun melipir dari tempat penambang pasir dan jalur persis di tepi sungai dengan pohon yang rindang. Kedua adalah jalur langsung memasuki savana di atas tempat penambang pasir. Jika melalui jalur ini dipastikan akan langsung diterpa sinar matahari yang begitu terik.

Kita mencoba jalur Curug Citilis karena jalurnya jelas dan rindang namun ada tapinya yaitu selepas jalur ini akan berubah menjadi pendakian semi scrambling karena jalur yang menanjak tajam dengan bebatuan besar. Kita harus hati-hati saat melewati jalur ini. Jalur menanjak ini akan berhenti disaat kita sampai di Curug Citilis atas. Berjalan kembali kita akan keluar dari lingkup hutan yang rindang dan masuk ke dalam savana dengan ilalang tinggi. Dari sini jalur mulai melandai namun dengan sinar matahari yang terik.

Jalur landai bisa kita nikmati sampai di pos 2. Mata air terakhirpun bisa kita jumpai di pos 2 ini dan bisa kita gunakan untuk mengisi persediaan air. Dari pos ini jalur yang lebih berat telah menanti. Di awal perjalanan ini kita akan menemui banyak pohon kering yang mati tanpa dedaunan hijau persis seperti di Gunung Papandayan walaupun tidak sebanyak disana.

Jalur yang sebelumnya tanah sedikit demi sedikit berubah menjadi tanah batu kerikil yang mudah lepas. Trek seperti ini yang membuat kita benar-benar benci untuk melewatinya. Setapak demi setapak melewati jalur yang miring dan hanya sedikit pohon hijau dan yang paling menyengsarakan adalah kemiringannya yang 45 derajat sempurna.

Mendekati puncak 1 jalur semakin ekstrim dan terjal. Di tengah jalur akan sesekali menemui pohon pinus yang berdiri sendiri. Disini kita bisa berteduh sejenak sambil menikmati belaian angin untuk mengurangi rasa lelah.

Di sini perjalanan belum selesai karena belum sampai di puncak utamanya. Kebanyakan para pendaki mendirikan tenda di puncak 1 ini karena banyak tempat yang datar dan pemandangannya juga sudah cukup indah. Dari sini kita bisa melihat pemandangan kota Garut dan ketika mulai sore akan terlihat savana yang menguning dengan ilalang melambai-lambai tertiup angin.

Melanjutkan perjalanan ke puncak 2 jalur kembali miring namun batu kerikil mulai agak berkurang. Sekitar 40 menit kita akan sampai di puncak 2. Dari puncak 2 pemandangan bebas telah tersaji di depan mata. Tampak di bawah puncak 1 dengan warna-warni tenda para pendaki yang membuka camp disana. Kawah Gunung Guntur tampak menganga di bawah dan menunjukkan kalau dia pernah murka dulu. Menghadap ke belakang tampak puncak 3 yang lebih tinggi lagi. Tepat di puncak 2 ini ada tugu gps pertanda puncak Guntur yang dibuat oleh tim delegasi ITB. Disini kita juga bisa mendirikan tenda untuk menginap. Setelah matahari terbenam akan nampak keindahan langit malam yang begitu indah dengan pemandangan gemerlap lampu kota di bawah. Melihat langit maka akan serasa melihat lukisan alam yang mempesona dan luas dengan penuh jutaan bintang.



Ketika matahari terbit kita akan melihat spectrum warna jingga dibatas cakrawala yang sangat menawan. Tampak di bawah kota Garut masih tampak tertidur dengan lampu kota masih banyak yang menyala. Tampak di kejauhan Gunung Galunggung membuat perpaduan yang sangat menarik. Semakin tinggi matahari semakin nampak kemegahan alam raya ini. Di kejauhan juga nampak Gunung Cikuray dengan bentuk segitiga sama sisi sempurna. Juga terlihat Gunung Papandayan yang selalu berasap dan di utara tampak Gunung Ciremai yang merupakan Gunung Tertinggi di Jawa Barat. Dan dari Kejauhan juga muncul Gunung Slamet yang masih terus murka.








"semoga bermanfaat dan mohon maaf jika ada kekurangan"


Baca selengkapnya

Travelling di jawa timur murah meriah


Travelling adalah hobi yang lumayan menguras budget di kantong, tetapi travelling adalah hobi yang masuk di kelas 1 hobi favorit masyarakat indonesia ataupun manca negara, banyak tempat-tempat bagus yang bisa anda kunjungi di negeri 1000 pulau alias Indonesia, salah satu nya provinsi jawa timur (east java), provinsi ini sudah sangat terkenal destinasi wisatanya setelah bali, raja ampat, jawa barat, dan lombok. jawa timur sangat terkenal dengan pantai-pantai, dan gunung-gunung nya yang indah serta destinasi wisata lain seperti water fall dll. Yang tidak kalah keren nya.

Travelling di jawa timur bisa dikatakan sangat murah meriah untung para traveller berkantong sedang, banyak tempat-tempat wisata yang menawarkan keindahan alam dan pengalaman tidak terlupakan di hidup anda bisa anda singgahi tanpa memerlukan budget yang banyak.

Bila anda ingin mengelilingi dan menikmati jawa timur bagian timur (a half of east java), bila anda berasal dari kota tulung agung, blitar, mojokerto, pasuruan, atau bahkan dari surabaya atau luar kota, anda dapat memulainya dari jalan pantura (pantai utara) di daerah pasuruan, dari sini anda bisa menuju ke arah probolinggo, probolinggo sudah menawarkan beberapa destinasi wisata yang bisa anda pilih mulai dari gunung argopuro/argapura yang memiliki trek pendakian terpanjang di tanah jawa, dan memiliki sejarah historis kerajaan jawa jaman dulu (majapahit) dimana seorang selir raja majapahit pada waktu itu dibuatkan keraton di salah satu puncak gunung argopuro, yaitu puncak rengganis, selain itu anda bisa mengunjungi air terjun madakaripura, dan juga pantai bentar yang bersih.



Selanjutnya, anda bisa melanjutkan perjalanan ke arah banyuwangi, selama perjalanan anda akan disuguhi pemandangan PLTU di daerah paiton yang sangat besar, dan keren pastinya, PLTU ini merupakan supllier listrik se jawa dan bali, tak selang beberapa lama anda akan menemui tugu dimana anda akan memasuki bumi sholawat nariyah (Kab. Situbondo), perjalanan di situbondo yang akan anda lalui adalah pesisir pantai nang sejuk, dengan pemandangan kapal-kapal nelayan, selain itu dari situbondo ini ada jalan menuju puncak rengganis gunung argopuro selain dari daerah probolinggo, selain itu anda akan bertemu dengan tugu yang sangat bersejarah bagi bangsa indonesia, ya tugu anyer-panarukan tugu yang menjadi saksi bisu keganasan bangsa belanda pada 350 tahun mereka menjajah negeri ini, yang banyak menumpahkan darah masyarakat indonesia kala itu. anda bisa melanjutkan perjalanan terus sampai anda akan menemukan jalan besar di tengah hutan, ya anda sudah sampai di kawasan taman nasional baluran yang berada di timur kota situbondo, jalan di daerah ini cenderung sangat baik, dan cenderung agak sepi tetapi berhati-hatilah karena di kawasan ini banyak truk-truk, kontainer besar yang melintas, selama sekitar satu jam perjalanan anda akan menemukan pintu gerbang masuk taman nasional baluran yang ada di sebelah kiri anda, ini adalah destinasi wisata alam yang bisa anda nikmati, dengan harga tiket tidak lebih dari Rp. 50000 ,- untuk dua orang, anda bisa menikmati panorama alam yang menarik, dan alami, tetapi jalan yang harus dilalui tidaklah seperti saat dibuat, dapat dikatakan jauh dari layak untuk sekelas taman nasional, berselang tiga puluh menit anda akan menemukan daerah bekol, daerah yang luas dengan pemandangan banteng-banteng jawa, serta merak yang bisa anda jumpai, di tempat ini bisa menjadi salah satu surganya para fotografer, dan para traveller, dengan fasilitas yang tersedia lumayan lengkap, mulai dari wc, losmen, dan tempat parkir, anda bisa berduduk-duduk santai sambil menikmati pemandangan bersama keluarga ataupun kawan-kawan anda, bila anda ingin menikmati panorama baluran dengan lebih sempurna anda dapat melakukan nya di menara pantau yang berada di sebelah utara dari daerah losmen, dengan sedikit menanjak ke atas bukit yang diatas nya terdapat menara pantau, dari tempat ini anda bisa menikmati keindahan alam baluran, serta melihat kejauhan pulau bali, serta pantai bama yang berada disebelah timur dari menara pantau.


Nb: pemandangan dari menara pantau baluran jika menghadap ke arah gunung raung

Setelah puas menikmati baluran, selanjutnya anda bisa menuju ke arah kota Banyuwangi, ya selama perjalanan ke kota banyuwangi anda akan bertemu dengan selat bali yang sangat sejuk bila anda berkunjung kesana pada waktu sore hari, dengan pemandangan penyebarangang kapal-kapal ferry dari pelabuhan ketapang banyuwangi menuju bali, perjalanan ke arah banyuwangi dapat anda lakukan saat petang tiba, anda akan menemukan patung tari gandrung yang berukuran besar, tepat berada di pinggir selat bali, serta penjual-penjual makanan kaki lima yang berjejer di pinggir jalan merupakan pandangan umum disini, selanjutnya anda akan memasuki daerah kota banyuwangi di kota ini anda bisa menemukan alun-alun kota yang sangat indah pada malam hari, singgahlah sejenak walau hanya untuk berfotoria, dan menikmati suasana malam kota banyuwangi, di sebelah barat dari alun-alun ada sebuah masjid besar yang bisa anda singgahi untuk menenunaikan kewajiban anda (bagi yang beragama islam). Selanjutnya destinasi apa yang bisa masuk di daftar travelling kali ini?, jawaban nya adalah kawah yang sudah sangat terkenal sampai ke manca negara ya kawah ijen, dari kota banyuwangi anda bisa langsung menuju paltuding dengan perjalanan normal sekitar 2-3 jam perjalanan, paltuding adalah pos pemantauan untuk bisa mendaki ke kawah ijen, disini anda bisa mendirikan tenda, karena di paltuding ada tempat yang lumayan luas untuk mendirikan tenda, serta toko-toko yang bisa menjadi tempat anda bersantap, dan sekedar minum kopi bersama teman, pendakian ke kawah ijen normal dilakukan jam 3 pagi, kalau kondisi kawah sedang baik, perjalanan bisa ditempuh dengan hanya 45-60 menit perjalanan bila kondisi tubuh anda sedang baik, tetapi kalau kondisi anda kurang baik beristirahatlah, baru melanjutkan perjalanan kembali, trek yang dilalui cenderung menanjak dan lumayan menguras tenaga, tetapi pada etapel 1 km terakhir anda akan dihadapkan dengan trek pendakian yang landai, anda bisa menyiapkan sebungkus rokok agar bisa membaur dengan para penambang belerang kawah ijen, pemandangan di kawah ijen sangat keren, dan indah sekali di tempat ini anda akan bisa melihat langsung api keluar dari perut bumi, bila anda melakukan perjalanan jam 3 pagi (3 am) anda bisa melihat fenomena blue fire, berfoto-fotolah sekedar sebagai kenang-kenangan, hilir mudik para penambang yang menjual pernak-pernik dari belerang yang unik dan lucu-lucu adalah pemandangan yang umum di kawah ijen.


Oke beranjak dari kawasa kawah ijen, anda bisa menuju ke arah selatan dari kota banyuwangi menuju pantai pulo merah, selain itu bila anda ingin menghemat waktu dan budget anda bisa langsung menuju ke arah jember atau ke arah barat, dari banyuwangi perjalanan memakan waktu sekitar 2-3 jam, di kota jember anda dapat menikamati alun-alun kota yang enak dibuat duduk-duduk bersatai, atau anda bisa langsung menuju kota ambulu jember, untuk menuju pantai yang sangat terkenal di jember yaitu pantai watu ulo, dan tanjung papuma, dua pantai ini sama-sama menawarkan keindahannya tersendiri, contoh watu ulo menawarkan pemandangan luas dengan ombak yang sedang, sedangkan tanjung papuma menawarkan keindahan yang lebih dari pada watu ulo, karena di tanjung papuma terdapat menara pantau yang langsung menghadap ke samudra hindia, pemandangan monyet-monyet berkeliaran akan anda jumpai di daerah ini, di daerah ini pula terdapat vihara sri wulan, selanjutnya anda bisa melanjutkan perjalanan anda menuju kota lumajang, dari sini anda bisa memilih alternatif wisata B29 yaitu desa di atas awan, dengan menuju senduro lalu melanjutkan ke desa argosari, setelah dari sini bisa langsung menuju, taman nasional bromo tengger semeru, ya salah satu taman nasional kebanggaan indonesia ini menawarkan destinasi wisata mulai, pendakian gunung bromo, pendakian gunung semeru (mahameru 3676 Mdpl/Masl), dan rainbow waterfall yang berada di daerah gubuk lakah atau sebelah barat gunung semeru. Tetapi, jika dari lumajang anda memilih jalur piket nol/pronojiwo lumajang, anda akan bisa menikmati pemandangan M.T. Semeru dari arah selatan, setelah anda sampai di daerah turen (Kab. Malang) anda dapat memilih banyak alternatif wisata yang membuat kepala anda pusing, ya malang memang salah satu kota dengan destinasi wisata yang sangat banyak, mulai dari pantai nya, anda dapat memilih, mulai sendangbiru beach, guacina beach, balekambang beach, bajolmati beach, ngliyep beach, kondangmerak beach, ngantep beach, wonogoro beach, dll. Selain itu anda bisa menikmati hari di alun-alun kota malang yang sejuk disamping itu anda dapat berkunjung ke daerah batu yang menawarkan seribu keindahan, dengan destinasi wisata sebagai berikut: cangar, coban rondo, paralayang, museum angkut, alun-alun kota batu, pendakian gunung panderman(2000 Mdpl/Masl), selecta, pendakian gunung arjuno (3339 Mdpl/Masl) dll.

Itu dia small travelling di jawa timur kali ini, yang dapat di katakan dengan budget sedang (tidak terlalu banyak biaya), anda bisa melangsungkan perjalanan tersebut dalam waktu kurang dari 3 minggu untuk menikmati perjalanan tersebut, dengan rincian biaya seperti dibawah ini:
no
destinasi wisata
biaya
1
pendakian gunung argopuro
Rp. 75.000 ,-/ 1 orang / 4 hari
2
madakaripura waterfall
Rp. 10.000,-/ 1 orang
3
pantai bentar
Rp. 5000,-/ 1 orang
4
tugu anyer-panarukan 1000 km
Rp. 0,-
5
Taman nasional baluran
Rp. 15.000,-/ 1 orang
6
pantai pulau merah
Rp. 5000,-/ 1 orang
7
pantai watu ulo
Rp. 6000,-/ 1 orang
8
pantai tanjung papuma
Rp. 15000,-/ 1 orang
9
B29 lumajang
Rp. 0,-
10
gunung bromo
Rp. 30.000,-/ 1 orang
11
pendakian gunung semeru/mahameru
Rp. 80.000,-/ 1 orang/ 4 hari
12
air terjun coban pelangi, rainbow waterfall
Rp. 8000,-/ 1 orang
13
sendang biru beach
Rp. 7000,-/ 1 orang
14
gua cina beach
Rp. 10.000,-/ 1 orang
15
balekambang beach
Rp. 15.000,-/ 1 orang
16
bajol mati beach
Rp. 10.000,-/ 1 orang
17
kondang merak beach
Rp. 5000,-/ 1 orang
18
ngeliyep beach
Rp. 10.000,-/ 1 orang
19
ngantep beach
Rp. 10.000,-/ 1 orang
20
wonogoro beach
Rp. 0,-
21
cangar
Rp. 7000,-/ 1 orang
22
coban rondo
Rp. 20.000,-/ 1 orang
23
paralayang (terjun paying)
Rp. 5000,-/ motor (Rp. 250.000,-)
24
museum angkut batu
Rp. 50.000,-/ 1 orang
25
selecta
Rp. 10.000,-/ 1 Orang
26
pendakian gunung arjuno
Rp. 5000,-/ 1 orang
27
pendakiang gunung panderman
Rp. 3000,-/ 1 orang
28
biaya bahan bakar motor/mobil anda
Rp. 200.000,-

TOTAL
Rp. 866.000,-


Nb. Rincian biaya di atas bisa berubah-berubah setiap waktu, dan biaya diatas bersifat relative tergantung kebutuhan dan keperluan anda.
Baca selengkapnya

Tentang Cewek Pendaki, Tentang Mimpi-mimpi, Tentang Kamu!




Jika ada yang bilang obat paling mujarab untuk memulihkan hati yang patah adalah jatuh cinta lagi saya adalah kelompok orang yang sepakat. Jika ada yang bilang obat yang paling manjur untuk menyembuhkan luka lebam hati adalah berpetualang, saya juga adalah kelompok orang yang sangat sepakat. Dan dia membuat saya mendapatkan dua hal tersebut dalam sosoknya. Ya dia Cewek Pendaki yang selalu saya cari sebagai tempat saya pulang dan melabuhkan hati.


Dia mungkin memang bukan sosok yang selalu mengirimkan pesan-pesan penuh cinta setiap hari atau mengirimkan kata-kata manis, namun dia adalah orang yang selalu mengirimkan pesan pendek dari puncak gunung maupun saat kembali ke pos pendakian. Dan pesan-pesan itu jauh lebih manis dari semua kata romantis.


Dia memang bukan sosok yang selalu mengajak saya bercumbu di tempat-tempat tinggi nan indah di penjuru nusantara, namun dia adalah sosok yang selalu merelakan saya pergi kemanapun karena tuntutan profesi atau hanya sekedar ambisi menaklukkan puncak-puncak tertinggi. Meski kadang ada ketidakrelaan di matanya, tapi dia selalu berujar "Pergilah, Aku menantimu di sini".


Dia memang bukan sosok yang selalu mendukung mimpi-mimpi saya. Ada kalanya dia mengerutkan dahi dan berujar "Tidak selamanya kita bisa memperjuangkan idealisme, ada kalanya kita terbentur oleh realita. Ini bukan masalah menyerah, tapi ini realistis".

Lantas saya sadar justru sosok seperti dialah yang saya perlukan. Dia bukan sosok wanita yang hanya memperhatikan dan mengkhawatirkan saya saat menjejak bumi.

Dia memang bukan sosok yang mampu mengerti dunia secara sempurna. Acapkali dia bengong kala saya berkisah tentang ini itu. Namun justru itu ketidakmengertiannyalah yang membuat dunia kami berdua semakin lebar dan berwarna. Saya banyak belajar tentang dunianya dan dia mencoba memahami dunia saya.


Dia memang bukan sosok sempurna, tapi justru dia melengkapi saya.


Bersamanya hidup tak melulu indah. Banyak kepedihan hidup yang nanti akan kami alami. Bahkan kerap dihadapkan dengan pertarungan hidup yang nyaris membuat tersungkur. Namun dia selalu berhasil membuat saya percaya bahwa selama kami berdua dan bersama, tak ada yang perlu ditakuti. Disini saya percaya bahwa menertawakan kegetiran hidup akan semakin memperindah langkah.

Dia adalah orang yang merelakan saya melangkah pergi dan dengan percaya diri memiliki keyakinan bahwa semua yang pergi pasti kembali. Dan dia adalah salah satunya sosok yang mampu menyediakan rumah ternyaman bernama hari sebagai tempat saya pulang dan berlabuh. Banyak hati yang saya jumpai ditiap langkah hidup, namun hanya dia yang mampu membuat saya tidak ingin berpaling lagi.


Dia adalah orang yang nantinya akan menemani saya untuk terus berjalan meskipun itu berat dan melahkan. Dia yang akan selalu mengulurkan tangannya ketika saya terjatuh dan dia adalah orang yang mau dan terus menyayangi saya walaupun dalam keadaan seperti apapun.


Tak peduli seberapa jelek saya nanti, seberapa tua saya nanti, hati ini takkan pernah tua dan Tetaplah Menjadi Kamu wahai Dewi Hatiku!




Baca selengkapnya